
Setelah selesai posting mengenai
Hukum Pascal, maka pada postingan kali ini saya akan membahas mengenai Bejana berhubungan. Sebelum saya mulai menjelaskan pertama saya akan bertanya kepada anda, Apakah
bejana berhubungan memiliki kesamaan dengan
Konsep Bejana Berhubungan? bingung ya, mungkin ada yang bingung ataupun sudah ada sebagian yang mengerti. Baiklah mari kita mulai dengan pengertian
Konsep Bejana Berhubungan. Konsep Bejana Berhubungan adalah permukaan zat cair dalam suatu bejana berhubungan akan selalu menyamakan dengan perukaan zat cair sejenis yang ada pada bejana yang saling berhubungan tersebut. Mungkin dari penjelasan tersebut juga dapat menjadi kesimpulan bahwa
Bejana Berhubungan Dan
Konsep Bejana Berhubungan berbeda.
Bejana Berhubungan merupakan bendanya sedangkan
Konsep Bejana Berhubungan merupakan uraian atau penjelasannya.
*Konsep Bejana Berhubungan berlaku jika :
- Zat Cairnya sejenis
- Bejana Berhubungannya tidak ada pipa kapiler
*Konsep Bejana Berhubungan Tidak berlaku jika :
- Zat Cairnya tidak sejenis
- Bejana Berhubungannya terdapat pipa kapiler
- Zat Cairnya tidak dalam keadaan diam(Digoncang-goncang)
Alat-alat yang menggunakan prinsip Bejana Berhubungan :
- Teko
- Penyiram Tanaman
- Waterpas
Perhitungan Prinsip Pascal pada Bejana Berhubungan
*Rumus : P1(Tekanan Zat Cair)=P2(Tekanan Zat Cair)
p1.g1.h1=p2.g2.h2
p : Masa Jenis
g : Gravitasi
h : Tinggi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar